Di balik manisnya cita rasa kue yang terkenal di Kota Pare Pare, terdapat sebuah kisah inspirasi dari seorang perempuan bernama Yusniar, pendiri dan pemilik Yusniar Cake House. Dari usaha rumahan sederhana, bisnis kue ini berhasil menjelma menjadi salah satu usaha kuliner yang terkenal di Sulawesi Selatan, khususnya di Pare Pare. Perjalanan penuh tantangan, ketekunan, dan doa yang tak pernah putus menjadi kunci utama keberhasilan seorang Yusniar.
Yusniar lahir dan besar di Pare Pare. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia sempat bekerja di berbagai bidang namun selalu merasa belum menemukan passion yang sebenarnya. Pada tahun 2012, dorongan untuk memulai usaha datang dari keinginannya membantu keluarga sekaligus menyalurkan hobinya membuat kue. Dengan modal tabungan yang sangat terbatas, Yusniar hanya bisa membeli bahan-bahan dasar seperti tepung, gula, telur, dan mentega. Di dapur rumah sederhana, ia mulai membuat bolu kukus, brownies, dan beberapa kue tradisional untuk dijual kepada tetangga dan teman dekat.
Kualitas rasa dan tampilan kue buatan Yusniar sangat disukai oleh para pembeli. Tak lama, namanya mulai dikenal dan pesanan semakin banyak. Kunci suksesnya adalah menjaga kualitas bahan, kebersihan, dan pelayanan kepada pelanggan. Ia selalu menerima kritik dan masukan, serta berusaha melakukan inovasi tiap bulan.
Melihat pertumbuhan permintaan, pada tahun 2014 Yusniar mendirikan toko kecil di Jalan Ahmad Yani, Pare Pare. Toko tersebut diberi nama Yusniar Cake House. Awalnya, hanya menyediakan kue-kue rumahan seperti bolu dan brownies. Namun, seiring waktu dan permintaan, ia mulai menghadirkan aneka cake modern: cheesecake, cupcakes, dan kue ulang tahun custom sesuai keinginan pelanggan.
Yusniar merintis sendiri, dibantu keluarga. Ia melatih dua orang saudara untuk ikut membantu pembuatan, pengemasan, dan pemasaran. Dalam waktu kurang dari satu tahun, omzet Yusniar Cake House mulai meningkat pesat. Bahkan toko ini mulai menerima pesanan untuk acara besar seperti pesta pernikahan, ulang tahun, dan catering instansi.
Keberhasilan Yusniar Cake House tidak lepas dari beberapa strategi penting:
Yusniar selalu mengikuti perkembangan dunia baking lewat pelatihan daring maupun offline. Ia aktif menghadiri seminar UMKM, membangun networking dengan pelaku usaha lokal. Setiap Lebaran, Natal, atau event nasional, ia membuat produk musiman yang selalu menjadi hits di Pare Pare dan sekitarnya.
Tentu saja perjalanan tidak selalu mulus. Yusniar menghadapi beberapa tantangan:
Namun, dengan semangat pantang menyerah dan selalu melakukan improvement, Yusniar berhasil melewati krisis. Pada masa pandemi, ia mengembangkan sistem pesan antar dan hanya melayani pre-order untuk menghindari stok menumpuk. Pelanggan justru meningkat karena banyak orang yang ingin menikmati kue di rumah saat pembatasan sosial.
Yusniar Cake House kini telah dikenal luas di Pare Pare dan sekitarnya. Beberapa pencapaian yang patut dicatat:
Yusniar sering mengajak masyarakat sekitar untuk berkolaborasi, mengadakan pelatihan membuat kue gratis dan workshop bisnis UMKM. Ia juga berkomitmen untuk membagikan rezeki dengan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.
Di setiap kesempatan, Yusniar selalu membagikan pesan inspirasi bagi generasi muda dan ibu rumah tangga di Pare Pare maupun Sulawesi Selatan:
Dengan visi 'Menghantarkan kebahagiaan lewat cita rasa', Yusniar berharap Yusniar Cake House terus berkembang dan dapat membuka cabang di beberapa kota lain di Sulawesi Selatan. Ia ingin memperkenalkan kue khas Pare Pare ke seluruh Indonesia, dan bahkan ekspor ke luar negeri.
Yusniar juga berencana mendigitalisasi bisnisnya dengan membuka website toko online, sehingga pelanggan bisa memesan kue secara langsung dari seluruh Indonesia. Ia percaya, perkembangan teknologi adalah peluang bagi kemajuan UMKM Indonesia.
Kisah sukses Yusniar dan Yusniar Cake House tidak hanya memberikan inspirasi tentang keberhasilan bisnis, tetapi juga tentang ketekunan, inovasi, dan pentingnya membangun usaha dengan hati. Dalam menghadapi tantangan dan peluang, Yusniar membuktikan bahwa UMKM lokal Pare Pare mampu bersaing dan berkembang.
Semangat Yusniar mengajarkan bahwa impian besar bisa digapai lewat langkah-langkah kecil yang konsisten. Semoga kisah ini memberi motivasi bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis di bidang kuliner atau usaha UMKM lainnya.